GERBONG GIRLY UNTUK KAUM HAWA


Ada gerbong kereta api yang lebih girly untuk kaum hawa. Penumpangnya pun diperuntukkan khusus bagi kaum hawa. Penumpang pria jangan coba-coba masuk ke gerbong ini.

Alhamdulillah, ternyata angkutan bagi kaum wanita sudah bisa terwujudkan di negeri kita. Meski baru gerbong khusus bukan kereta api tersendiri seperti di negeri kiran, Malaysia. Gerbong kereta api khusus wanita diuncurkan pada hari kamis 19 Agustus 2010 yang lalu. Namun, fasilitas ini baru dioperasikan bagi Kereta Rangkaian Istrik (KRL) AC Ekonomi dan KRL Express tujuan Jakarta-Depok. Penggunaan gerbong tersebut diresmikan oleh Menteri Pemberdayaan perempuan Linda Gumelar. Karena kereta ini khusus diperuntukkan bagi perempuan dan anak di bawah 10 tahun, desain interior kereta pun dibuat tampil lebih girly. Kursi tempat duduknya berwarna merah muda nan mencolok. Di beberapa dinding kereta juga ditempeli beberapa stiker peringatan dengan bentuk yang lebih menarik.

Kenapa sih meski wanita dikasih gerbong sendiri, tidak bareng-bareng saja dengan kaum Adam? Tujuannya tidak lain tentu untuk memberikan layanan yang lebih baik pada pelanggan wanita dan memperkecil kejahatan seksual dan sejenisnya terhadap kaum wanita. Ini sebagai tindak lanjut dari terjadinya beberapa pelecehan seksual di angkutan umum TransJakarta.

Pemanfaatan gerbong khusus bagi kaum hawa ini tentu saja bagus. Namun aturan ini harus terus diawasi pelaksanaannya. Agar tidak ada yang melanggar sehingga aturan hanya tinggal cita-cita semata yang tiada realitasnya.

MENGADOPSI DARI ISLAM

Meminimalkan percampurbauran antara pria dan wanita adalah hal yang telah diajarkan oleh syariat Islam. Jauh-jauh hari aturan seperti itu telah dibakukan.

Sejauh ini tidak ada embel-embel syriat atau agama dalam pemberlakuan gerbong kereta api khusus bagi wanita ini. Bila alasan syariat yang dipakai biasanya banyak suara lantang dan sinis yang menentang dan meneriakkan protes dari kalangan pembebek orientalis dan kaum feminis.

Mau memakai dalih dan istilah apapun sebenarnya masalah menjaga dan menghindarkan wanita dari ikhtilat telah diajarkan Islam sejak lama. Dari aturan yang telah ditetapkan oleh Islam tersebut bisa diketahui bahwa Islam benar-benar menjaga dan melindungi kaum wanita. Bukan merendahkan atau menghinakannya. Kedepan semoga semakin banyak lagi syariat Islam yang bisa diterapkan di negeri ini.

Sumber : majalah elfata edisi 10 vol 10 tahun 2010


  1. hurm..SkY setuju dgn entry nie..walaupun ditulis dlm b.indonesia..SKY masih mampu memahaminya..nice entry ya..=_=

    aa..Its my first time too in ur house…:-) salam kenal juga dari SkY ok?😀

    Like

    • thanks, salam😉

      Like




Silahkan tinggalkan komentar disini :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: