Peduli Kolesterol Anda


assalamualaikum….

posting lagi tentang kesehatan. Inspirasinya dari kejadian kemarin siang. Kemarin siang a ke puskesmas srondol (Salah satu puskesmas di Indonesia😉 ) dengan seorang sahabat untuk tes kesehatan sebagai syarat TKHI (doakan lulus seleksi ya… rindu makkah nie). Sebenarnya yang dibutuhkan hanya surat keterangan sehat biasa, karena masih tahap seleksi, namun karena miskomunikasi a di kasih form untuk TKHI yang sudah pasti diberangkatkan ke Arab Saudi (kayaknya tanda2 mau lulus seleksi🙂 ). Testnya macam2, mulai dari pemeriksaan fisik hingga laboratorium. Disini yang akan menjadi point a adalah tentang kolesterol.
 
Setelah melakukan pemeriksaan akhirnya hasilnya keluar, dan yang mengejutkan kolesterolku tinggi banget 328 mg/dl. Memang sih di hasil tersebut gak nyebutin LDL n HDL. Tapi paling gak bisa menjadi gambaran umum. Akhirnya kuingat2 faktor apa yang bikin kolesterolku tinggi. Olahraga sepertinya cukup, aktivitas normal, mmmm sepertinya konsumsi makanan nie penyebabnya. Pagi sebelum tes kesehatan a sarapan di kantin mbak Ut -kantin mungil yang masakannya AJIB, plus makin rame karena kalo gak bawa uang bisa bayar besoknya😉. Nah disitu a sarapan pake nasi, sayur, n yang paling memungkinkan berpengaruh dengan kolesterol yang satu ini, “rempelo ati”, alias hati ayam yang nempel dengannya juga organ pencernaan lain, alias juga “jeroan”. Yah begitulah kurang lebih kronologisnya. Btw gimana sih pengaruh kolesterol?? ni ada artikel bagus yang disusun oleh Ummu Hatim Luniet Anggrieta, S.Ked yang a temukan di web muslimah.or.id. Please cekidot…
 
Apa yang Anda bayangkan jika disuguhi berbagai macam gorengan, berbagai olahan daging sapi dan kambing? Apakah pikiran Anda langsung mengarah ke kolesterol? Hal ini sangatlah wajar, mengingat kata ini sudah sangat familiar di kalangan kita. Pertanyaannya, apakah informasi tentang kolesterol yang ada di pikiran kita merupakan informasi yang betul, atau cuma sekedar dengar dari orang lain. Apa sih sebenarnya kolesterol itu, apakah sama dengan lemak, atau, apa semua kolesterol tidak baik dan harus dihindari?

Berikut ini penjelasan ringkasnya:

Lemak atau lipid adalah zat yang kaya energi, karena itu ia berfungsi sebagai sumber energy untuk metabolisme tubuh. Lemak terklasifikasi menjadi lemak sederhana, lemak majemuk dan turunan lemak. Nah, kolesterol ini masuk dalam turunan lemak.

Apa itu kolesterol?

Kolesterol merupakan senyawa lemak yang kompleks. Mayoritas kolesterol dalam tubuh, yaitu kira-kira 80% dihasilkan dari dalam tubuh (di hati). Sisanya (20%) diperoleh dari makanan. Banyak orang menganggap semua kolesterol jahat, padahal kegunaannya juga banyak, di antaranya membuat hormon seks, membentuk dinding sel dan lain-lain. Jumlah kolesterol dalam tubuh haruslah seimbang dengan kebutuhan. Jika jumlah kolesterol melebihi kebutuhan, maka akan timbul penyakit.

Jenis-jenis Kolesterol

Ternyata, tidak semua kolesterol bersifat tidak baik atau jahat. Berikut pembagiannya:

  1. Kolesterol LDL (low density lipoprotein)
    Kolesterol LDL inilah yang membawa banyak sekali kolesterol dalam darah, sehingga sangat memungkinkan terjadinya pengendapan kolesterol di arteri, yang lama kelamaan akan menyumbat arteri sehingga meningkatkan resiko serangan jantung dan stroke. Agar lebih mudah mengingatnya, bayangkan saja bahwa huruf L pada LDL adalah “Lousy” yang berarti jelek. Sebagian besar orang harus mencapai tingkat kurang dari 100 mg / dL. Namun, mereka yang sudah punya penyakit jantung mungkin perlu tujuan untuk mencapainya di bawah 70 mg / dL.
  2. Kolesterol HDL (high density lipoprotein)
    Berbeda dengan sebelumnya, kolesterol HDL ini membawa kolesterol lebih sedikit dari LDL. Kolesterol HDL ini dikenal dengan istilah kolesterol baik. Kolesterol ini bisa membuang kelebihan kolesterol jahat di arteri ke hati untuk diproses dan dibuang. Jadi HDL mampu mencegah kolesterol mengendap di arteri dan melindungi (proteksi) dari aterosklerosis (terbentuknya plak pada dinding pembuluh darah). Kolesterol jenis ini mengikat ke kolesterol jahat dan membawanya ke liver, dimana ia disaring keluar dari tubuh.

Hubungan Kolesterol dengan Penyakit Jantung dan Stroke

Jantung

Jika jumlah (kadar) kolesterol di dalam darah melebihi batas normal, maka kelebihan ini akan mengendap pada dinding pembuluh darah. Endapan ini akan menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah yang dikenal sebagai aterosklerosis (proses pembentukan plak pada pembuluh darah). Jika penyempitan dan pengerasan ini cukup berat, maka suplai darah ke otot jantung tidak cukup, lalu timbul sakit atau nyeri dada yang disebut sebagai angina. Dan bila berlanjut akan menyebabkan matinya jaringan otot jantung yang disebut infark miokard. Jika infark miokard meluas, maka akan timbullah gagal jantung.

Gejala penyakit jantung antara lain:

  • Dada seperti tertekan beban berat, terjepit, terbakar dan terjepit. Gejala ini bisa menjalar ke lengan kiri, leher, dan punggung
  • Tercekik atau sesak
  • Serangan ini biasa berlangsung lebih dari 20 menit.
  • Keringat dingin, lemah, berdebar dan bisa sampai pingsan

Gejala-gejala ini akan berkurang dengan istirahat dan bertambah berat dengan aktivitas

Stroke

Jika sumbatan ini menyerang pembuluh darah otak maka akan terjadi stroke. Gejala serangan stroke tergantung dari derajat serangan, mulai dari yang ringan sampai berat.

Gejala stroke ringan :

  • Bicara tiba-tiba jadi pelo

Gejala yang sifatnya berat :

  • kelumpuhan anggota gerak tubuh
  • wajah menjadi tidak simetris
  • jika terjadi perdarahan otak dapat menyebabkan kematian.

Gejala-gejala stroke memerlukan tindakan yang cepat agar jangan sampai jatuh pada derajat yang lebih berat.

Kolesterol Harus Dikontrol!

Karena dampak kolesterol yang amat membahayakan kesehatan, maka kadar kolesterol perlu dikontrol. Untuk mengetahui kadar kolesterol dalam darah, dapat dilakukan dengan melakukan tes di laboratorium setelah puasa lebih kurang 10 jam. Adapun nilai normal laboratorium untuk

kolesterol adalah sebagai berikut:

  1. Kolesterol LDL: Nilai normal kolesterol LDL bergantung kepada jumlah faktor risiko seseorang terhadap PJK (Penyakit Jantung Koroner). Semakin banyak jumlah faktor risikonya, maka semakin rendah. Kolesterol LDL yang harus diturunkan:
    • Jika jumlah faktor risiko PJK 0-1 , maka kolesterol LDL < 160 mg/dl
    • Jika jumlah faktor risiko PJK > 2, maka kolesterol LDL < 130 mg/dl
    • Jika seseorang ada riwayat PJK ataupun Diabetes, maka kolesterol LDL < 100 mg/dl
  2. Kolesterol HDL > 40 mg/dl
  3. Trigliserida < 150 mg/dl
  4. Kolesterol Total < 200 mg/dl

Selain rutin melakukan pemeriksaan laboratorium, kolesterol juga bisa dikendalikan dengan menerapkan gaya hidup yang sehat. Diantaranya menjaga berat badan yang seimbang. Kegemukan juga salah satu faktor risiko lain diabetes, hipertensi, yang pada taraf selanjutya

meningkatkan risiko PJK.

Hal yang bisa kita lakukan untuk mengontrol kolesterol 

  1. Kontrol porsi makan dengan menggunakan tangan. Satu sajian dari daging atau ikan adalah sebanyak yang dapat diletakkan di telapak tangan, satu sajian buah segar adalah sebesar kepalan tangan, dan satu sajian sayur yang sudah dimasak, nasi, atau pasta tidak boleh melebihi jumlah yang dapat digenggam di satu tangan.
  2. Perbanyak makan dengan buah dan sayur – lima sampai sembilan sajian per hari – untuk membantu menurunkan kolesterol “jahat” (LDL) dan kurangi karbohidrat. Sisipkan menu ikan sebanyak 2x dalam seminggu.
  3. Bersarapan dengan gandum (Whole Grains), karena oatmeal atau sereal whole grain memberikan manfaat sepanjang hari.
  4. Pilih kacang-kacangan sbg camilan sehat karena mengandung lemak tak jenuh dalam jumlah tinggi, yang menurunkan kolesterol “jahat” (LDL) tanpa mempengaruhi kadar kolesterol “baik” (HDL).
  5. Lemak tak jenuh, seperti yang terdapat dalam minyak canola, minyak zaitun (olive oil), dan minyak safflower, menurunkan kolesterol “jahat” (LDL) dan dapat membantu meningkatkan kolesterol “baik” (HDL).
  6. Lakukan aktivitas fisik minimal selama 30 menit dan dilaksanakan secara rutin 5 hari per minggu untuk dapat menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol HDL.
  7. Hindari stress karena dapat meningkatkan tekanan darah, menambah risiko terhadap aterosklerosis, yang muncul ketika plak dan kolesterol menumpuk di arteri.
  8. Berkonsultasilah secara rutin dengan dokter terpercaya untuk menjaga kesehatan. Patuhi rekomendasinya dalam hal diet, olahraga, dan pengobatan.

***
artikel muslimah.or.id
penyusun:  Ummu Hatim Luniet Anggrieta, S. Ked
rujukan: pedulikolesterol.com


  1. DHITUL

    good article…
    harus ati2 kalo beli maem di luar…masak sendiri aja ah,biar lebih terkontrol,hehe…

    Like

    • waa gak bisa masak
      btw bagaimanapun juga KANTIN mbak UT is the BEST

      Like

  2. enak yen gratisaannnn^^

    *innocent:”)

    Like

    • pake askes gratis pak
      yang TKHI gratis juga kok
      ayo ndaftar

      Like

      • “pak”???

        what what what???

        maaf mbak saya msh d bawah umur…
        ^^

        Like

      • ow maaf…

        Like

  3. devi

    cmangatt akhangga🙂 moga lulus dan wajib bawa oleh2 sepulangnya hehe…

    Like

    • yup, amin. thank doanya, kamu juga semoga berhasil yang dicita-citakannya

      Like

  4. agussuga

    mbak uuuuuuth besok nggorengnya pake air aja yaaaaahhh, jngan juaaal an yg berkolestrol lg deh, jual sayur d rebus ajah.. kwkwk

    Like

    • waduew, mas agus lama gak keliatan..
      kluar kota terus ya, oleh2nya dunk

      Like

  5. susi

    mudah2an…tar sampai mekah…nitip doa ya akh…
    sekarang ga pernah lewat depan rumah ku ya…
    hehhhe

    Like

    • amin doanya, makasih banyak
      ya ni sudah lama gak nganter ibuku ke sekolah
      makanya jarang lewat
      dah kangen juga sebetulnya dengan SD nya
      meski dulu cuma sempet setahun sekolah disana

      Like

  6. gittagorgeous

    FYI: LDL knp d bilang cholstrl jahat cz dia punya berat jenis yg kecil di banding dg HDL,shgga mudah msk k pembuluh darah n trjadi plak,klo plak yg ada d gigi aja susah d bersihin,apalg yg d dlm.. Oia,satu2nya binatang yg ga punya cholstrol adalh kecoak,so klo pengen makanan yg low fat ya..silahkan deh!hehe.. Alhamdulillah Allah telah mnitipkan tubuh yg sempurna ni,mari kt jaga!

    Like

    • ya betul LDL sering disebut kolesterol jahat karena jika kadar dalam tubuh terlalu tinggi bisa menyebabkan gangguan, salahsatunya “plak” tadi
      btw kita tetep butuh kolesterol untk keseimbangan tubuh, terutama pada tingkat seluler
      n betul banget kita wajib bersyukur atas nikmat tubuh kita yang sempurna ini,
      untuk info non kolesterol kecoaknya thanks dah🙂
      btw halal gak tu?

      Like

  7. gitta

    waduh..halal ato ga nya aq kurang tau..belum dpt info dr MUI,tp biar ntar dah dkluarin fatwa halal,mmm..masih mikir2 lg bwt nelennya,hehe..

    Like

    • yup, btw bisa juga ditanyakan ke http://konsultasisyariah.com

      Like




Silahkan tinggalkan komentar disini :)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: