Posts Tagged ‘kisah NYATA’


Di dalam buku hariannya Sulthon Murad IV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan kekalutan yang sangat, ia ingin tahu apa penyebabnya. Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu apa yang dirasakannya.
Sultan berkata kepada kepada kepala pengawal: “Mari kita keluar sejenak.
Diantara kebiasaan sang Sultan adalah melakukan blusukan dimalam hari dengan cara menyamar.

Mereka pun pergi, hingga tibalah mereka disebuah lorong yang sangat sempit. Tiba-tiba, mereka menemukan seorang laki-laki tergeletak di atas tanah. Sang Sultan menggerak-gerakkan lelaki itu, ternyata ia telah meninggal. Namhn setiap orang-orang yang lalu lalang di sekitarnya tak sedikitpun mempedulikannya. Continue Reading »


Kisah Prof. Andy Bangkit Setiawan, M.A., Ph.D

data=U4aSnIyhBFNIJ3A8fCzUmaVIwyWq6RtIfB4QKiGq_w,qkbnlcaO1LzhP82I9Xof1mJ5pC5BAKsDiQ0WvP-jmeqtTDWbO8yar24Ay44WDlJrH9Ph_ueqIdil7zkZBO0p7ryw69-rhZh8hW2qazp_hkg6hCo Akhir bulan maret tahun 2010 dulu, saya diwisuda bersama dengan rekan-rekan saya yang lainnya sebagai Doktor di sebuah universitas negeri di Jepang. Kalau dihitung saya yang kelahiran tahun 1981, berarti saya meraih gelar Doktor pada umur 29 tahun. Ya mungkin umur yang cukup fantastis bagi sebagian orang bila diukur dengan standar Indonesia, padahal di Jepang sendiri yang lebih muda dari saya banyak.

Pulang dari Jepang, tawaran untuk mengajar banyak…bahkan tawaran untuk tetap stay di Jepang dan mengadakan riset serta mengajar di sana pun ada. Tetapi, saya putuskan untuk pulang ke Indonesia. Alhamdulillah, setelah pulang ke Indonesia pun dapat tempat kerja yang nyaman dan gaji yang lumayan. Continue Reading »


HATI JERNIH CINTA PUN JERNIHHidayah tidak selalu datang pada hati yang telah “siap”. Tidak jarang seorang yang telah tertarik dengan Islam, akan berusaha menjalankan segala yang diperintahkan oleh agama Islam. Namun, aku merupakan kasus lain, aku benar-benar ikhlas menerima Islam sebagai tuntunan hidup setelah kira-kira tujuh tahun. Continue Reading »


Seorang kakek berusia 70 tahun bernama Muhammad bin Salimullah ar-Rahili adalah seorang yang dikenal sebagai orang yang senantiasa menjamu jamaah Masjid Nabawi dengan menu-menu buka puasa di bulan Ramadhan. Lebih dari 60 tahun sang kakek membantu membagi-bagikan buka puasa di masjid Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ini. Jamaah-jamaah yang berada di raudhah dan di sekitar makam Rasulullah niscaya mengenal sang kakek, karena di sanalah ia terbiasa berderma.

Di Masjid Nabawi sendiri lebih dari 1000 jamaah mengikuti buka bersama setiap harinya. Menu buka puasa dihidangkan pada 6 meja atau orang Indonesia mengenalnya sejenis lesehan panjang yang terletak di beberapa tempat Masjid Nabawi, termasuk di teras masjid. Continue Reading »


Para nabi dan rasul adalah wali-wali Allah Subhanahu wa Ta’ala di muka bumi ini. Mereka adalah orang-orang yang Allah cintai, mereka mengemban risalah langit untuk mendakwahi manusia agar menyembah Allah semata dan tidak menyekutukannya dengan sesuatu apapun. Walaupun Allah mencintai mereka, tidak mesti Allah Subhanahu wa Ta’ala merealisasikan apa yang mereka harapkan. Mereka masih dianjurkan untuk mengucapkan insya Allah (atas kehendak Allah) ketika mencita-citakan sesuatu.

Allah Subhanahu wa Ta’ala pernah menegur Nabi-Nya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam lantaran ada seorang yang bertanya kepada beliau tentang suatu perkara, lalu beliau besok saya jawab –dengan keyakinan wahyu dari Allah akan turun-. Ternyata wahyu mengenai jawaban terkait tidak kunjung turun dan ketika wahyu datang malah berupa teguran kepada beliau agar mengucapkan insya Allah. Demikian juga kejadian yang dialami Nabi Sulaiman ‘alaihissalam. Continue Reading »


Oleh: Mamduh Farhan al-Buhairi

Sejarah manusia telah dilewati oleh peradilan-peradilan besar, tetapi ada satu peradilan terbesar yang diketahui oleh sejarah, yaitu peradilan yang terjadi di kota Samarkand.

Samarkand adalah sebuah kota besar, yang sekarang menjadi salah satu bagian dari Republik Rusia (salah satu Propinsi di Uzbekistan), dekat dengan Cina. Penduduk Samarkand kala itu memiliki pasukan yang kuat. Mereka adalah para penyembah berhala yang mereka buat sendiri dari bebatuan yang disemati dengan permata. Berhala-berhala itu ada pada kuil di puncak gunung. Dan kuil ini tergolong kuil khusus bagi para biarawan. Adapun selain mereka, maka mereka memilik kuil-kuil kecil yang tersebar di tengah Samarkand.

Kala itu, yang menjadi khalifah adalah Umar bin ‘Abdil ‘Aziz , sedangkan panglima kaum muslimin adalah Qutaibah bin Muslim. Pasukannya adalah pasukan yang paling kuat di dunia, dan berita kekuatan pasukan tersebut telah sampai juga ke negeri Cina. Continue Reading »


Telah datang berita gembira kepada istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Ummu Salamah, bahwa budaknya yang bernama Khairah telah melahirkan seorang bayi laki-laki.

Ummul Mukminin hanyut dalam kegembiraan dan wajahnya tampak ceria dan berseri-seri. Dia mengutus seseorang untuk membawa ibu dan bayinya ke rumah selama masa-masa pemulihan pasca melahirkan. Khairah adalah budak yang paling beliau sayangi dan beliau telah rindu menantikan kelahiran bayi pertama dari budaknya itu.

Tak lama setelah itu Khairah pun datang dengan bayi di gendongannya. Ketika Ummu Salamah memandangnya, beliau langsung menyukai bayi itu karena wajahnya yang tampan dan cerah, menarik hati siapapun yang memandangnya. Continue Reading »


Khalid bin Shafwan berkata, “Sulaiman bin Abdul Malik bertanya kepadaku, ‘Bagaimana Al-Ahnaf bisa menjadi pemimpin bagi kaummu sedangkan ia bukanlah orang yang paling mulia dan bukan pula orang yang memiliki banyak harta?’ Maka, aku menjawab, ‘Engkau mau memilih yang mana, aku mempunyai banyak jawaban, mau yang tiga hal, dua, atau satu?’ Continue Reading »


 

Kisah Nyata

 

Kisah Nyata: Saat Sujud, Seorang Imam Masjid Mendengar Seruan Putranya Yang Hampir Mati Tenggelam..

Kisah nyata ini diceritakan sendiri oleh pelakunya dan pernah disiarkan oleh Radio Al Qur’an di Makkah al Mukarramah. Kisah ini terjadi pada musim haji dua tahun yang lalu di daerah Syu’aibah, yaitu daerah pesisir pantai laut merah, terletak 110 Km di Selatan Jeddah.

Pemilik kisah ini berkata:

Ayahku adalah seorang imam masjid, namun demikian aku tidak shalat. Continue Reading »





%d bloggers like this: