SEPENGGAL KISAH DI BAWAH LANGIT TURKY


Di dalam buku hariannya Sulthon Murad IV mengisahkan, bahwa suatu malam dia merasakan kekalutan yang sangat, ia ingin tahu apa penyebabnya. Maka ia memanggil kepala pengawalnya dan memberitahu apa yang dirasakannya.
Sultan berkata kepada kepada kepala pengawal: “Mari kita keluar sejenak.
Diantara kebiasaan sang Sultan adalah melakukan blusukan dimalam hari dengan cara menyamar.

Mereka pun pergi, hingga tibalah mereka disebuah lorong yang sangat sempit. Tiba-tiba, mereka menemukan seorang laki-laki tergeletak di atas tanah. Sang Sultan menggerak-gerakkan lelaki itu, ternyata ia telah meninggal. Namhn setiap orang-orang yang lalu lalang di sekitarnya tak sedikitpun mempedulikannya. Continue reading SEPENGGAL KISAH DI BAWAH LANGIT TURKY

Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (8)


Kisah Prof. Andy Bangkit Setiawan, M.A., Ph.D

imagesSuatu ketika di Nagoya ini saya berbincang-bincang dengan salah seorang mahasiswa Indonesia yang sedang mengambil program doktor…ya sambil berdiskusi dengan menyusuri jalanan kampus…

Diskusi itu akhirnya terputus-putus ketika saya berkata:

“Sudah baca bukunya Paul Ormerod kan pak?”

“belum…”

“Kalau buku-bukunya Francis Fukuyama?” Continue reading Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (8)

Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (7)


Kisah Prof. Andy Bangkit Setiawan, M.A., Ph.D

data=U4aSnIyhBFNIJ3A8fCzUmaVIwyWq6RtIfB4QKiGq_w,qkbnlcaO1LzhP82I9Xof1mJ5pC5BAKsDiQ0WvP-jmeqtTDWbO8yar24Ay44WDlJrH9Ph_ueqIdil7zkZBO0p7ryw69-rhZh8hW2qazp_hkg6hCoSetelah lama terhenti, akhirnya saya sempatkan melanjutkan tulisan berseri Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik yang sudah sampai seri ke 7 ini (kok kayak sinetron aja yah…) dan tidak diduga-duga, ternyata cerita ini saya tulis dari ruangan saya yang baru. Ya dari ruang pengajar saya yang baru, di Nagoya University. Alhamdulillah, mulai Februari 2014 ini saya ditunjuk menjadi Associate Professor (designated) di sini. Tentunya makin banyak Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik yang bisa saya ceritakan nantinya, insyaAllah::

Saya lanjutkan yah…
Continue reading Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (7)

SISI LAIN SEBUAH PERJALANAN AKADEMIK (6)


Kisah Prof. Andy Bangkit Setiawan, M.A., Ph.D

jabattanganSebulan setelah pertemuan saya dengan Prof. Nakamura saya kembali lagi ke Indonesia, dan tanpa ba-bi-bu lagi saya segera menghadap kaprogdi Sastra Jepang UI pada waktu itu ibu Lea Santiar untuk mengajukan penulisan skripsi. Yah, selain mengajukan itu saya ceritakan pula bahwa ada tawaran dari Prof. Nakamura untuk melanjutkan studi di Hiroshima nantinya dengan dapat dibantu apabila saya ada masalah dalam berbagai hal yang terkait dengan akademik nantinya.

“Tema skripsi kamu apa?”
Continue reading SISI LAIN SEBUAH PERJALANAN AKADEMIK (6)

Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (5)


Kisah Prof. Andy Bangkit Setiawan, M.A., Ph.D

a“Mamonaku Hiroshima….Hiroshima desu…”

Begitulah suara pemberitahuan di dalam kereta super expres Shinkansen yang saya naiki dari Nagoya ke Hiroshima. Ya…saya dalam perjalanan menuju Hiroshima dalam rangka memenuhi undangan Prof. Nakamura untuk datang ke Hiroshima University. Saya “babar blas” (sama sekali) belum pernah ke Hiroshima, apalagi ke Hiroshima University. Saya hanya berpandu pada secarik kertas urek-urekan yang berisi arah perjalanan dari Stasiun Hiroshima ke kampus Hiroshima University yang saya tulis dengan tergesa-gesa sebelum saya berangkat tadi pagi. Berangkat dari Nagoya sekitar jam 8 pagi, dengan harapan saya bisa sampai di Hiroshima University setelah jam makan siang. Benar-benar perjalanan yang penuh rasa deg-degan….
Continue reading Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (5)

Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (4)


Kisah Prof. Andy Bangkit Setiawan, M.A., Ph.D

aAkhirnya, bulan September 2002 saya berangkat ke Nagoya Jepang. Bayangan akan belajar di sebuah universitas di Jepang yang akan memberi saya pengalaman berbeda dengan di Indonesia membuat saya semakin bersemangat. Berbekal tiket gratis dan uang saku gratis :P

Sampai di sini, tentu saja nggak ada yang membayangkan anak seorang pedangan biasa di sebuah kota kecil di daerah bisa KULIAH…iya KULIAH di luar negeri. Bukan untuk jalan-jalan tetapi untuk menuntut ilmu. Oleh karena itu, sesampainya saya di Nagoya, yang ada dipikiran saya adalah saya mengambil sebanyak mungkin apa-apa yang tidak mungkin saya dapatkan selama belajar di Indonesia…apa itu? Oleh-oleh? Barang elektronik? wooo bukan Brow…tapi ilmu yang akan saya pelajari dan saya bawa pulang ke Indonesia lagi. Continue reading Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (4)

Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (3)


Kisah Prof. Andy Bangkit Setiawan, M.A., Ph.D

1_sakura-sakura__494_x_370_Tahun 1999 ketika saya masuk UI, kondisi UI sedang pembenahan sehingga salah satu efeknya adalah munculnya dana DPKP yang selangit jumlahnya itu. Akan tetapi, rupanya program penyedotan dana ini tidak dibarengi sistem yang dapat memberikan solusi ketika terjadi stagnasi. Misalnya ketika ada mahasiswa yang tidak mampu, maka semua seleksi boleh tidaknya mahasiswa tersebut mendapat keringanan SPP dan lain-lainnya masih tersentral di rektorat. Continue reading Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (3)

Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (2)


Kisah Prof. Andy Bangkit Setiawan, M.A., Ph.D

indexBtw teman-teman tahu berapa jumlah uang yang saya bawa ke Depok waktu itu? Jumlahnya 1.500.000 rupiah…ya segitu saja. Jumlah itu saya bawa karena setelah cari-cari informasi dari senior yang juga diterima PPKB UI, uang pembayaran yang mereka setorkan tidak sampai 1.000.000 rupiah…tapi itu tahun sebelumnya…ketika tahun saya ini tidak tahu. Continue reading Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (2)

Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (1)


Kisah Prof. Andy Bangkit Setiawan, M.A., Ph.D

data=U4aSnIyhBFNIJ3A8fCzUmaVIwyWq6RtIfB4QKiGq_w,qkbnlcaO1LzhP82I9Xof1mJ5pC5BAKsDiQ0WvP-jmeqtTDWbO8yar24Ay44WDlJrH9Ph_ueqIdil7zkZBO0p7ryw69-rhZh8hW2qazp_hkg6hCo Akhir bulan maret tahun 2010 dulu, saya diwisuda bersama dengan rekan-rekan saya yang lainnya sebagai Doktor di sebuah universitas negeri di Jepang. Kalau dihitung saya yang kelahiran tahun 1981, berarti saya meraih gelar Doktor pada umur 29 tahun. Ya mungkin umur yang cukup fantastis bagi sebagian orang bila diukur dengan standar Indonesia, padahal di Jepang sendiri yang lebih muda dari saya banyak.

Pulang dari Jepang, tawaran untuk mengajar banyak…bahkan tawaran untuk tetap stay di Jepang dan mengadakan riset serta mengajar di sana pun ada. Tetapi, saya putuskan untuk pulang ke Indonesia. Alhamdulillah, setelah pulang ke Indonesia pun dapat tempat kerja yang nyaman dan gaji yang lumayan. Continue reading Sisi Lain Sebuah Perjalanan Akademik (1)

Sepenggal Cerita di Negeri Unta


 syukurku padaMu Rabb,  :)Alhamdulillah, aku dapat pengalaman yang lebih dan sangat berkesan daripada orang-orang di sekitar kampung halamanku. Pengalaman itu adalah menginjakkan kaki di tanah suci, sebuah kota dambaan setiap muslim di seluruh penjuru dunia. Aku sangat bahagia walaupun aku hanya sebagai pekerja bangunan di perluasan Masjidil Haram, Mekkah, KSA, satu-satunya negara di dunia yang menegakkan hukum Islam. Itulah alasan kenapa aku memilih negara ini sebagai tujuan safar.Karena begitu besar keutamaan shalat di Masjidil Haram, aku berupaya menjadi TKI legal (resmi) di Saudi. Tak lupa Haji Dan Umrah menjadi bonus istimewa meskipun aku tak berkewajiban kalo dilihat dari sisi kemampuan berbekal. Continue reading Sepenggal Cerita di Negeri Unta

Berbagi KISAH, PENGETAHUAN, dan PENGALAMAN :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,705 other followers

%d bloggers like this: