“Allah ta’ala telah memberikan cahaya ke relung hatimu, maka jangan memadamkannya dengan kemaksiatan. Bertakwalah pada Allah ta’ala karena Dia akan memberikan perkara penting padamu”
Suatu hari di daerah Ghaza, Palestina, seorang wanita bernama Fatimah bintu Abdullah AlAzdiyah melahirkan seorang bayi mungil yang diberi nama Muhammad bin Idris Asy Syafi’i. Di tahun yang sama, yaitu 150 H, telah meninggal seorang ulama panutan umat, Imam Abu Hanifah. Sehingga di tahun tersebut meninggal seorang alim dan lahir seorang alim yang lain.

Segala puji hanya milik Alloh Rabb semesta alam, Sholawat serta salam selalu tercurah pada Nabi kita Muhammad Sholallohu alaihi wa sallam, keluarga beliau, seluruh para sahabat dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik hingga hari kiamat.